Business / Marketing

Marketing 3.0 Ke Marketing 4.0 | Pengertian dan Cara Kerjanya

Marketing 3.0 ke Marketing 4.0

Marketing 3.0 Ke Marketing 4.0 Di dunia pemasaran, kita mengenal apa itu marketing 3.0 dan marketing 4.0. Nah, apa sih pemahamannya? Dan bagaimana cara kerjanya? Bagaimana sebuah bisnis menerapkan kedua marketing tersebut (marketing 3.0 dan marketing 4.0)?

Pergeseran Era Marketing

Marketing 3.0 — Kita semua tahu bahwa di dalam dunia marketing 3.0 memiliki pemahaman bahwa pembeli adalah boss nya. Menurut Philip Kotler, marketing 3.0 adalah marketing yang berorientasi pada manusia. Dengan value dimana hubungan dengan pelanggan adalah hal yang menentukan masa depan sebuah perusahaan. Perusahaan memiliki visi, misi, dan value yang diharapkan sejalan dengan pelanggannya.

——————————–

Di dalam marketing 4.0, perusahaan memiliki kerangka kerja 5A yaitu Aware, Appeal, Ask, Act, dan Advocate dimana sebelumnya perusahaan memiliki kerangka kerja 4A yaitu Awareness, Attitude, Act, dan Act Again. Dalam kerangka kerja 4A sebelumnya, bisa dipahami bahwa:

1. AWARENESS

Awareness adalah dimana perusahaan membuat konsumen bisa mengenal atau mengingat sebuah brand seperti nama, gambar, logo, nuansa, slogan, dan hal – hal tertentu yang berkaitan dengan produk mereka.

2. ATTITUDE

Setelah melewati tahap awareness, masuk lah ke tahap attitude dimana mereka akan mulai mencari tahu mengenai brand tersebut.

3. ACT

Jika mereka merasa cocok dengan produknya, maka mereka akan mengambil act (action) untuk membeli.

4. ACT AGAIN

Kemudian, mereka akan melakukan pembelian kembali pada tahap act again ini (buy repetition / repeat order).

Namun, poin 4pada act again di keranga kerja 4A tersebut tidak bisa diterapkan ke seluru industri, misalnya seperti kendaraan (motor / mobil). Lalu, juga ada banyak faktor dari luar diri individu (faktor eksternal) yang mempengaruhi keputusan pembelian, seperti bisa saja mereka bertanya ke teman, keluarga, atau kenalan – kenalan mereka tentang review suatu produk sebelum mereka membeli produk.

Masuk Ke Era Marketing 4.0

Pergeseran dari marketing 3.0 ke marketing 4.0 memiliki perubahan yaitu dari kerangka kerja 4A menjadi kerangka kerja 5A. Dimana seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kerangka kerja 5A terdiri dari Aware, Appeal, Ask, Act, dan Advocate dimana telah mengalami perubahan dari kerangka kerja sebelumnya. Dalam konsep kerangka kerja 4A, pelanggan memiliki ruang lingkup yang lebih simple dalam melakukan keputusan pembelian. Dimana dalam konsep kerangka kerja 5A, pelanggan memiliki ruang lingkup yang lebih luas dalam melakukan keputusan pembelian, dimana mereka bisa mencari tahu tentang review / testimoni suatu brand. Marketing 4.0 membuat kita sadar bahwa kita harus memahami pelanggan yang melek teknologi, punya knowledge tentang produk yang mumpuni, juga suka berbagi tentang merek – merek / brand yang telah mereka ketahui.

Kerangka Kerja 5A (Aware, Appeal, Ask, Act, dan Advocate)

Mari kita bahas dengan lebih dalam mengenai kerangka kerja 5A yang ada dalam pergeseran marketing 3.0 ke marketing 4.0.

1. AWARENESS

Awareness adalah dimana perusahaan membuat konsumen bisa mengenal atau mengingat sebuah brand seperti nama, gambar, logo, nuansa, slogan, dan hal – hal tertentu yang berkaitan dengan produk mereka. Di era ini, kita bisa melakukannya melalui social media / platform – platform di internet.

2. APPEAL

Dalam strategi yang dikeluarkan perusahaan, mereka haruslah memiliki strategi untuk menarik pelanggan. Tentunya, brand harus memiliki daya tarik tersendiri bagi pelanggan. Di tahap ini, diharapkan pelanggan sudah mulai ‘melirik’ brand.

3. ASK

Di tahap ini, pelanggan sudah bertanya – tanya mengenai brand.

4. ACT

Akhirnya, pelanggan mengambil keputusan pembeliannya. Keputusan pembelian diambil oleh pelanggan setelah mereka mencari tahu kemana – mana, bisa bertanya ke teman – temannya, keluarga, rekan – rekan, atau keluarganya. Bisa juga mereka mencari tahu tentang review atau testimoni suatu brand dari internet atau platform – platform lain.

5. ADVOCATE

Advocate, sesuai artinya dalam Bahasa Indonesia, “menganjurkan”, ditahap inilah pelanggan akan “menganjurkan” / “merekomendasikan” suatu brand terhadap orang lain. Diharapkan sebuah brand mencapai tahap ini dengan sangat baik.

Tahap Dari “Aware” Sampai Ke Tahap “Appeal”

Alur dari marketing 4.0 bukan hanya saja memfokuskan pada pembelian pelanggan, namun bagaimana membuat pelanggan bisa merekomendasikan produknya terhadap orang lain. Maka dari itu, diharapkan bisa melewati proses Awareness (kesadaran produk) lalu ke Appeal (tertarik dengan produk) lalu ke Ask (bertanya – tanya tentang produk) lalu Act (keputusan pembelian) dan bisa merekomendasikannya terhadap orang lain (Advocate).

Di era marketing 4.0 yang semakin kompleks dan rumit ini, terjadi pengaburan dimana seolah – olah dunia offline menjadi tidak penting lagi. Padahal tidak begitu, kita juga “masih” perlu menyentuh dunia offline untuk memberikan sentuhan pendekatan kepada pelanggan.

Di era digital ini, tentunya salah satu media pemasaran yang perlu dilakukan adalah dengan melalui digital marketing / pemasaran digital [kamu bisa belajar digital marketing di blog gratis dengan klik di sini]. Kelima kerangka kerja 5A tadi bisa kamu ‘terapkan’ dengan pemasaran digital.

1. Awareness

Dalam tahap awareness misalnya. Kamu bisa melakukan campaign melalui social media dengan konten – konten yang menarik untuk meningkatkan brand awareness merek kamu. Kamu bisa melakukannya di social media – social media seperti youtube, instagram, facebook, tiktok, twitter, linkedin, dan lain – lain sebagainya.

2. Appeal

Nah kemudian appeal, untuk menciptakan daya tarik, tentunya kamu bisa menciptakan konten – konten yang menarik di social media. Konten ini bisa bersifat edukasi (memberi edukasi kepada penonton), motivasi, informasi (pengetahuan atau update – update kondisi yang sedang terjadi), berita, lucu – lucuan, dan lain sebagainya. Dalam membuat iklan digital pun (di iklan youtube ads, facebook ads, atau instagram ads) kamu bisa menjual konten – konten yang berbau fear (ketakutan pelanggan), hope (harapan atau mimpi pelanggan), pride (kebanggan pelanggan), atau false belief yang sesuai dengan target pelanggan mu.

3. Ask

Nah, dari kedua tahap di tahap satu dan tahap dua yang telah dijabarkan tadi, ini akan memancing pelanggan ke dalam tahap ask (bertanya – tanya).

4. Act

Nah, di tahap inilah pelanggan akan mulai melakukan keputusan pembelian.

5. Advocate

Nah, setelah pelanggan melakukan keputusan pembelian, kalau mereka mereka cocok dan puas dengan produknya, mereka akan merekomendasikannya kepada orang lain. Mereka bisa saja merekomendasikannya ke dalam social media atau blog mereka dalam bentuk testimoni, review, atau hanya sekedar info produk.

Nah, kurang lebih itu adalah pemaparan bagaimana pergeseran marketing 3.0 ke marketing 4.0. Ada beberapa perubahan yang terjadi. Pemasar dituntut untuk semakin memahami pasar yang semakin kompleks dan semakin dinamis. Selalu keep update adalah kuncinya.

Baca juga dan belajar tentang hal lainnya di blog www.tk-digital.id :

*Belajar digital marketing di www.tk-digital.id

*Info – info mengenai bisnis, industri, dan hal lain di www.tk-digital.id

*Belajar tentang akuntansi, keuangan, atau investasi di www.tk-digital.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *