Business / MarketingFinance / Investment

Cara Mencari Investor StartUp, Patut Dicoba Ngga Ya?

Cara Mencari Investor StartUp — Hi entrepreneurs! Siapa nih di antara kalian yang sedang merintis usaha? Di era sekarang ini, sedang nge trend – nge trend nya banyak yang sedang merintis usaha – usaha perusahaan StartUp. Apa sih sebenarnya perusahaan StartUp itu? Secara harfiah, perusahaan StartUp adalah bisnis yang baru saja berdiri dan berkembang, masih seumur jagung, serta di – support dengan basis digital. Bagi kebanyakan orang, jika mendengar kata StartUp, yang ada di benak mereka adalah perusahaan – perusahaan teknologi seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Traveloka, Gojek, Grab, dan lain sebagainya.

Pada kenyataannya, perusahaan – perusahaan StartUp tersebut adalah StartUp – StartUp yang telah berkembang menjadi lebih besar, dan telah mendapat banyak pendanaan. Di luar sana, ada banyak sekali perusahaan – perusahaan StartUp kecil yang masih berkembang dan membutuhkan pendanaan.

Mendirikan Perusahaan StartUp, Bagaimanakah Cara Memulainya?

Cara Mendapatkan Investor StartUp

Semua orang tahu bahwa mendirikan perusahaan bukanlah hal yang mudah, termasuk mendirikan perusahaan StartUp apalagi berbasis teknologi. Beberapa orang yang berpengalaman di bidang ini bilang, bahwa dua komposisi ideal untuk mendirikan perusahaan StartUp adalah orang IT (information and technology) dan orang bisnis. Kenapa kah begitu? Besar kemungkinan karena dua komposisi tersebut adalah komposisi yang tepat untuk mengembangkan sebuah perusahaan StartUp berbasis teknologi, dimana orang IT fokus dalam pengembangan produk, dan orang bisnis fokus dalam memasarkan produk, pengembangan market / target pasar, serta mengontrol hasil pemasaran. Tentunya, kedua pihak (partner) dari komposisi tersebut harus memiliki skill, kelebihan, dan kekurangan yang saling melengkapi antar satu sama lain.

CARA MENCARI INVESTOR STARTUP YANG BISA KAMU TEMPUH

Apakah mencari investor adalah satu – satunya jalan untuk dapat pendanaan? Sayangnya, semua tahu bahwa pendirian StartUp di awal – awal membutuhkan dana yang tidak sedikit, alias sangat besar bro / sis! Kenapa sih, bisa begitu membutuhkan banyak dana? Padahal kelihatannya sangat mudah… Tentu nggak dong, akan dibutuhkan banyak biaya untuk pengembangan produk, biaya pemasaran, bayar sumber daya manusia / human resource untuk pembangunan StartUp mu, dan lain – lain.

Cara Mendapatkan Investor StartUp

Sebenarnya, mencari investor StartUp bukanlah satu – satunya cara untuk mendapatkan pendanaan bagi perusahaan StartUp mu. Masih ada cara – cara yang lain selain mencari investor. Sebelum kita masuk ke pembahasan cara mendapatkan investor StartUp, yuk kita bahas dulu cara lain mendapat pendanaan selain dari investor, yaitu:

>> BOOTSTRAPPING

Bootstrapping adalah teknik mengumpulkan dana untuk mendanai perusahaan mu bukan melalui dana pihak luar / pihak eksternal manapun, melainkan dengan dana pribadi para founder / co – founder pemilik StartUp tersebut. Dana ini bisa semakin besar jika produk / jasa dari perusahaan StartUp mu sudah mulai dikenal masyarat dan penjualan meningkat.

>> CROWD FUNDING

Crowd funding adalah teknik mendapatkan pendanaan melalui masyarakat secara luas. Biasanya, teknik ini dilakukan StartUp yang mendapatkan pendanaan dari masyarakat luas. Pemilik perusahaan StartUp bisa melakukan teknik ini melalui social media atau platform khusus crowd funding seperti Santara, dan lain sebagainya.

>> INVESTOR PITCHING

Yang terakhir, teknik yang akan dibahas dengan lebih dalam, yaitu teknik investor pitching yaitu teknik untuk melirik investor agar mau memberikan pendanaannya untuk StartUp mu. Nah, sekarang kita bahas tentang ” CARA MENDAPATKAN INVESTOR STARTUP yang bisa kamu coba untuk pendanaan StartUp mu.

Cara Mendapatkan Investor StartUp Yang Bisa Kamu Coba

Jika kamu merasa kesulitan untuk mendapatkan akses ke para investor – investor yang ada, kamu bisa coba beberapa cara berikut.

1. IKUT EVENT – EVENT BISNIS DI MEET UP ( WWW.MEETUP.COM )

Apa diantara kalian sudah tahu platform www.meetup.com? Meet up adalah platform social media yang mengumpulkan orang – orang dengan hobby / visi misi yang sama dengan komunitas yang dibentuk disana. Biasanya, orang – orang pengguna Meet up mengadakan event / acara yang diumumkan di platform tersebut berdasarkan hobi, pekerjaan, atau profesi mereka, seperti seminar bisnis, seminar seni, dan lain – lain. Nah, kamu bisa join banyak event – event bisnis di Meet up ini untuk bertemu dengan calon – calon investor.

2. BERGABUNG DENGAN ANGIN (ANGEL INVESTMENT NETWORK INDONESIA)

Nah, kamu bisa bergabung dengan Angin (Angin Investment Network Indonesia) di www.angin.id. Angin adalah platform yang menemukan jaringan pengusaha dan para investor.  Dilansir dari webiste nya, Angin memiliki misi kami yang tidak berubah sama sekali bahwa mereka: tim dan para shareholder mereka bekerja untuk mendukung pembangunan ekonomi Indonesia dengan berinvestasi pada generasi baru wirausahawan dengan membawa praktik investasi tahap awal terbaik di kelasnya. Mereka bekerja dengan pendekatan sektor swasta yang independen serta pengertian yang mendalam tentang siapa yang kami layani (investor, pengusaha, pembangun kapasitas, dan pihak lainnya). Yuk, coba bergabung!

3. KAMU BISA MEMBUAT ACCOUNT DI PLATFORM ANGELLIST

Sudahkah di antara kalian mengetahui account AngelList? AngelList adalah website (platform) yang memudahkan para pendiri / pemilik StartUp saling bertemu dengan para investor. Kamu bisa membuat account disana untuk memudahkan mu bertemu dengan para investor yang berpotensi dan siap untuk mendanai perusahaan StartUp mu.

4. IKUT PROGRAM INKUBASI ATAU PROGRAM AKSELARASI STARTUP

Selain itu, kamu juga bisa mengikuti program – program inkubasi atau akselarasi untuk StartUp mu. Apa itu program inkubasi? Program inkubasi adalah suatu proses pembinaan, pendampingan, dan pengembangan dengan mentoring yang diberikan oleh para incubator kepada para peserta. Program akselarasi juga, dimana program ini diharapkan mampu menciptakan dan mempercepat perkembangan StartUp – StartUp agar terus menjadi semakin besar dan developed well. Berikut adalah jenis – jenis program pendampingan StartUp yang bisa kamu ikuti:

>> Indigo Incubator dari Telkom

Indigo Incubator adalah program incubator dari telkom yang bisa kamu ikuti, dimana program ini sudah ada dan berdiri sejak tahun 2013. Ia mengadakan program setiap dua batch setiap tahunnya, dimana setiap batch akan berjalan selama 6 bulan. (Kamu bisa klik link nya disini: INDIGO). Perusahaan StartUp yang terpilih juga akan mendapatkan pendanaan dan pendampingan tahap awal, serta mengikuti program inkubasi Bandung Digital Valley atau Jogja Digital Valley, dimana kamu juga bisa melakukan networking dengan StartUp – StartUp yang lainnya.

>> Incubator Start Surabaya

Start Surabaya adalah program inkubator yang diadakan dengan mengutamakan pendiri – pendiri perusahaan StartUp di Surabaya, dimana dibuktikan dengan mereka memiliki KTP dari Surabaya.

>> Kolaborasi StartUp Incobator

Kolaborasi StartUp Incubator adalah program pendampingan yang menaungi berbagai bisnis baik itu bisnis berbasis online maupun online.

>> Binus StartUp Accelarator

Binus StartUp Accelarator adalah program pendampingan yang diadakan oleh Binus University Dalam program ini, akan diadakan serangkaian program pitching, mentoring, dan pendampingan yang terdiri dari beberapa tahapan dengan tujuan mengembangkan perusahaan StartUp.

>> Skystar Ventures

Jika Binus StartUp Accelarator adalah program pendampingan yang diadakan Binus University, Skystar Ventures adalah program yang diadakan oleh Kompas Gramedia Group bersama dengan Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Nantinya, kamu akan dibantu dalam pengembangan bisnis StartUp.

>> IDX Incubator

Sesuai namanya, IDX Incubator adalah program inkubator yang diadakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) / Indonesia Stock Exchange (IDX). Ada kegiatan mentoring, bimbingan usaha, dan pendampingan serta akses ke para investor – investor yang siap memberikan pendanaan untuk para pemilik perusahaan StartUp. Di program ini juga terdapat tahapan kurikulum saat kamu siap untuk mencari pendanaan. Kurikulum – kurikulum tersebut bisa kamu akses di: idxincubator.com/curricuulm-details

>> Remake City Jakarta

Remake City Jakarta adalah program Instellar dengan Cressive Partners Korea Selatan untuk men – support perkembangan perusahaan – perusahaan StartUp di beberapa kota di Asia.

>> BNV Labs

BNV Labs adalah program kolaborasi dari Bank Bukopin dan Kibar. BNV Labs ini adalah sebuah program yang fokus untuk perusahaan StartUp dalam industri fintech / financial technology. Jadi, program ini memang dikhusus – kan untuk menyasar peminat – peminat perusahaan dalam industri financial technology.

>> Alpha StartUp

Alpha StartUp adalah program inkubasi dari perusahaan asal Malaysia bernama 1337 Ventures bersama dengan perusahaan Baidu, Convergence Ventures, dan Gobi Partners. Dalam penyertaan program ini, peserta mengirimkan video pitching ide bisnis StartUp mereka di awal – awal pendaftaran. Jika lolos, peserta yang lolos akan mengikuti seleksi lanjutan dan berakhir dengan program mentoring selama tiga bulan.

>> Jakarta Founder Institute

Jakarta Founder Institute adalah sebuah program dari The Founder Institute di Indonesia. Program ini telah meloloskan banyak perusahaan – perusahaan StartUp.

>> Plug and Play Indonesia

Plug and Play adalah program yang asalnya berasal dari tempat yang agak jauh nih, yakni dari negara Amerika Serikat. Selain akan memberikan banyak kesempatan untuk para pendiri perusahaan – perusahaan StartUp, program ini juga memberikan kesempatan bagi para calon investor.

>> GnB Accelarator

GnB Accelarator adalah program Fenox VC dengan Infocom Corporation, dimana program ini menyasar StartUp – StartUp yang masih berada di tahap awal / early stage. Program ini sudah banyak sukses meluncurkan StartUp yang memberi banyak kontribusi bagi masyarakat.

>> Google Launchpad Accelerator

Google Launchpad Accelarator adalah program akselarasi dari perusahaan teknologi raksasa dunia, sudah tahu kan pastinya, jika program ini berasal dari perusahaan Google. StartUp – StartUp yang mengikuti program ini akan memiliki potensi untuk berkembang dengan lebih luas lagi.

Nah, itulah cara – cara mencari investor StartUp yang bisa kamu tempuh untuk mendapatkan pendaan agar perusahaan StartUp mu lebih berkembang lagi. Sekarang, saatnya kamu mengenal jenis – jenis investor yang akan kamu ‘incar’ nantinya.

Cara Mendapatkan Investor StartUp
Jenis – Jenis Investor Perusahaan StartUp Yang Harus Kamu Kenal

Dalam mencari investor, kamu juga harus tahu jenis – jenis investor seperti apa yang bisa memberikan pendanaan bagi perusahaan StartUp. Jangan sampai kamu salah memilih tipe investor, karena takutnya tidak akan satu visi dan misi dengan kamu dan tim mu. Maka dari itu, kenali jenis – jenis investor yang harus kamu tahu agar kamu bisa memilih investor yang tepat bagi perusahaan StartUp mu dan tidak salah dalam mengembangkan visi dan misi mu.

>> ANGEL INVESTOR

Angel investor adalah sebuah istilah investor yang merujuk pada pribadi perorangan yang memberikan dana pribadinya untuk pendanaan perusahaan StartUp. Istilah ini merujuk pada ‘angel’ yang berarti ‘malaikat’ karena jenis investor ini memang diperumpamakan sebagai malaikat ‘penolong’ yang ‘menolong’ para pemilik perusahaan StartUp untuk mengembangkan perusahaannya. Biasanya, seorang atau sekelompok kumpulan dari angel investor ini akan meminta return sebagian kepemilikan saham dari perusahaan StartUp yang mereka danai / mereka investasi – kan. Dana yang diberikan oleh angel investor biasanya tidak terlalu besar, sesuai dengan kesepakatan dan kesanggupan mereka.

>> VENTURE CAPIRAL

Venture Capital (atau yang biasa disingkat dengan VC) perusahaan yang mengumpulkan pendanaan dari pihak – pihak tertentu yang terbatas untuk di investasi – kan ke perusahaan yang masih ada dalam tahap awal pengembangan / pendirian (atau yang biasa disebut dengan early stage).

>> PRIVATE EQUITY

Private Equity (atau yang biasa disingkat dengan PE) biasanya hadir saat IPO (Initiap Public Offering) atau ada di tahap akhir dalam pengembangan StartUp. Biasanya, Private Equity akan membeli perusahaan StartUp yang dipilihnya secara penuh untuk dikelola sendiri di akhir.

>> INKUBATOR

Kebanyakan inkubator ada dalam bentuk dari beberapa perusahaan yang memberikan pendanaan, juga membantu mengarahkan berjalannya operasi perusahaan StartUp tersebut. Mereka juga akan memberi modal non finansial lain seperti ilmu pemasaran, manajemen, dan ilmu – ilmu lainnya untuk pengembangan perusahaan.

JENIS – JENIS PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN INVESTOR PADAMU SAAT PITCHING / MENARIK PERHATIAN MEREKA

Nah di pembahasan sebelumnya, kamu sudah tahu cara – cara mencari investor StartUp. Sebelum kamu siap pitching / menarik perhatian mereka, kamu harus mengetahui teknik – teknik dasar menarik perhatian mereka, salah satunya mengetahui jenis – jenis pertanyaan yang sering diajukan investor pada pemilik perusahaan StartUp saat sedang melakukan pitching / presentasi.

  1. Apa masalah yang sedang berusaha dipecahkan perusahaan StartUp mu?
  2. Apa manfaat produk / layanan jasa mu bagi konsumen kamu?
  3. Apa keunggulan kompetitif dari bisnis mu?
  4. Seberapa besar potensi market dari produk / layanan jasa mu?
  5. Bagaimana traksi nya?
  6. Berapa dana yang kamu butuhkan dan untuk apa saja kah?
  7. Apa rencana mu dalam beberapa tahun mendatang?

VIDEO: CARA MENCARI INVESTOR STARTUP
VIDEO: Startup Funding Explained: Everything You Need to Know (Sumber / Source: “The Rest Of Us” Youtube Channel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *